Breaking News
Loading...
Jumat, 06 Juni 2014

Info Post

Kurikulum merupakan perangkat mata pelajaran dan program pendidikan yang diberikan oleh suatu lembaga penyelenggara pendidikan yang berisi rancangan pelajaran yang akan diberikan kepada peserta pelajaran dalam satu periode jenjang pendidikan. Atau dapat dikatakan bahwa kurikulum merupakan pedoman dalam melaksanakan suatu kegiatang pembelajaran. Kurikulum dikatakan sebagai pedoman karena berlaku secara nasional. Dalam kurikulum terdapat empat elemen pokok antara lain isi, strategi pembelajaran, proses penilaian, dan proses evaluasi.
Di Indonesia terdapat beberapa kurikulum yang pernah berlaku dintaranya adalah kurikulum 1994, kurikulum berbasis kompetensi (KBK) tahun 2004, kurikulum tingkat satuan pendidikan (KTSP) tahun 2006, dan kurikulum yang baru mulai diterapkan yaitu kurikulum 2013. Pada kurikulum 2013 ini, terdapat hal-hal yang tidak bisa diubah dan harus mengikuti apa yang terdapat pada isi kurikulum. Meskipun demikian, terdapat hal-hal yang dapat disesuaikan sesuai dengan keadaan. Seperti yang kita ketahui bahwa Indonesia merupakan kepulauan yang memiliki budaya, keadaan alam, keadaan lingkungan, maupun adat yang berbeda-beda.
Dalam kurikulum 2013 ini, untuk SD/MI terdapat dua kelompok mata pelajaran yaitu kelompok A dan kelompok B. Masing-masing kelompok terdiri dari baberapa mata pelajaran yaitu:
Kelompok A:
1.     Bahasa Indonesia.
2.     Matematika.
3.     Pendidikan Agama dan Budi Pekerti.
4.     Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan
5.     Ilmu Pengetahuan Alam (IPA).
6.     Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS).
Kelompok B:
1.     Seni budaya dan prakarya.
2.     Penjasorkes.
Setiap mata pelajaran memiliki kompetensi inti dan kompetensi dasar yang harus dipahami oleh guru. Sebagai guru kelas yang mengajar lebih dari satu mata pelajaran, guru harus memiliki garis besar program pengajaran (GBPP) yang dijadikan acuan dalam mengelalo waktu dalam rancangan pembelajaran, baik rancangan pembelajaran semester maupun tahunan. Guru harus dapat merencanakan pembelajaran dengan baik agar tujuan pembelajaran dapat tercapai. Guru harus dapat menyesuaikan waktu efektif dalam kegiatan pembelajaran dnegan banyaknya materi yang ada, sehingga tidak ada materi pembelajaran yang terlewat dan tujuan pembelajaran dapat tercapai. 

0 komentar:

Posting Komentar